Alasan Wenger Pelit Beli Pemain Baru. Harga Dirikah?

Alasan Wenger Pelit Beli Pemain Baru. Harga Dirikah?

74
0
SHARE
Analisis Pertemuan Pertama Wenger Vs Conte

Harga Diri dan Situasi Keuangan Sehat Jadi Alasan Wenger Pelit di Bursa Transfer

Rebutbola – Bursa transfer musim panas akan ditutup sepekan lagi. Sejumlah tim besar Liga Premier seperti Manchester City, Manchester United ataupun Chelsea telah memboyong pemain-pemain ternama, untuk memperkuat skuatnya dalam menghadapi musim yang begitu kompetitif. Namun tidak dengan Arsenal. Mengapa demikian?

Arsene Wenger memang terkenal sebagai manajer yang enggan jor-joran, membelanjakan pemain mahal demi kelangsungan skuatnya. Hal tersebut dapat dilihat dari bursa transfer musim panas ini, hanya Granit Xhaka lah yang menjadi satu-satunya pembelian beken The Gunners diantara beberapa pemain anyar lainnya.

Wenger bukannya tidak ingin memperkuat skuatnya untuk menghadapi persaingan yang ketat di Liga Premier atau kompetisi lainnya. Namun, cara yang ia lakukan berbeda dibanding dengan manajer lainnya. Ia lebih senang memperkuat skuatnya dengan merekrut pemain-pemain muda dari akademi, ataupun merekrut pemain muda yang tidak begitu terkenal dan kemudian membesarkan namanya.

Dikutip dari The Mirror di tahun 2015 lalu, berikut pernyataan Wenger dalam sebuah wawancara.

“Harga diri terbesar saya adalah, untuk bisa mengatakan pada saat saya pensiun, bahwa saya meninggalkan satu tim yang baik. Situasi yang sehat dan sebuah klub yang punya performa di masa depan,” ujar Wenger.

Ya, demi sebuah harga diri dan situasi keuangan klub yang sehat lah manajer asal Prancis ini rela dikritik habis-habisan oleh penggemar Meriam London atas apa yang dilakukannya.

Dia mengaku bisa saja membelanjakan banyak dana, membeli banyak pemain top lalu memenangkan banyak trofi selama empat hingga lima tahun. Namun saat pergi, dia akan meninggalkan klub yang diambang kebangkrutan.

Alasan Wenger Pelit Beli Pemain Baru
Granit Xhaka jadi satu-satunya nama beken pada pembelian Arsenal di bursa transfer musim panas 2016/17

Hal seperti itu bukanlah bagian dari dirinya. Wenger menegaskan bahwa baginya, konsistensi di level tertinggi merupakan tanda klub hebat sebenarnya. Hampir tidak ada lagi manajer seperti Wenger saat ini.

Arsenal merupakan klub yang sangat sehat, di Premier League saat ini. Walau tidak banyak membelanjakan dana, namun para pemain yang dibelinya, maupun pemain yang diorbitkannya lewat akademi dapat berkembang. Hal ini membuat tim London Utara ini sebagai klub yang kompetitif.

[Baca juga: Ini Dia 23 Nama Skuat U-19 yang Dibawa ke Vietnam]

[Baca juga: Balotelli Kembali Ditolak Calon Klub Barunya]

Banyak pendukung yang lebih menyukai cara instan. Mereka hanya melihat pada klub-klub ‘pembeli trofi’ seperti Chelsea dan Manchester City. Pemilik baru datang menggelontorkan dana, dan klub mendominasi selama beberapa musim lalu. Chelsea adalah salah satu contohnya.

“Mereka (suporter) tidak peduli bahwa Manchester City atau Chelsea telah membelanjakan 300 atau 400 juta euro. Mereka hanya ingin mengalahkan klub-klub itu,” jelasnya.

Arsene Wenger memang harus puasa gelar Liga Premier dalam satu dekade terakhir. Namun pencapaian The Gunners yang hampir selalu finis di empat besar dengan skuad yang tergolong ‘murah’ sejak dia ditunjuk menjadi manajer 19 tahun silam, merupakan rekor luar biasa. Itu membuktikan bagaimana dia membangun harga diri bagi Arsenal.

Rebutbola.com