Persinga Ngawi Akan Adukan Nasib ke Kemenpora dan DPR RI

Persinga Ngawi Akan Adukan Nasib ke Kemenpora dan DPR RI

85
0
SHARE
Persinga Ngawi Akan Adukan Nasib ke Kemenpora dan DPR RI
Akhir Cerita Pengeroyokan Wasit Oleh Persinga Ngawi

Manajemen Merasa Keputusan Komdis Tidak Adil

Rebutbola Persinga Ngawi masih belum menerima dengan sanksi yang diberikan oleh operator Indonesia Soccer Championshi (ISC) B, yaitu PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS) yang mencoret keikut sertaan mereka di kompetisi Grup 5 ISC B. Manajemen Laskar Ketonggo berencana akan mengadukan permasalah ini kepada Kemenpora dan DPR RI.

“1 September nanti, kami akan membuat surat untuk Menpora dan DPR RI. Isinya, kami ingin mencari keadilan atas perlakuan Komdis dan PT GTS, yang kami nilai semena-mena dengan mendiskualifikasi tim Persinga dari ISC B. Kami ingin nama baik dan kehormatan klub ini dipulihkan kembali,” tutur Gembong Pranowo, Sekretaris Persinga.

Kepada Menpora, lanjut Gembong Pranowo, pihaknya meminta agar Imam Nahrawi mengkaji kembali posisi PT GTS sebagai operator kompetisi di Indonesia.

Komdis Rilis Hukuman Untuk Para Pemain Persinga Ngawi
Aksi Pengeroyokan Wasit oleh pemain Persinga

“Karena ada kesalahan fatal yang dilakukan. Terutama soal penjatuhan sanksi diskualifikasi. Karena dalam aturan tak tercantum sanksi tersebut. Pasal diskualifikasi baru dibuat, setelah ada kasus kerusuhan yang dilakukan Persinga terhadap wasit pada laga melawan PSS lalu. Seharusnya, aturannya dibuat dulu lalu diterapkan. Bukan sebaliknya,” tegas Gembong Pranowo.

Manajer tim yang bermarkas di Ngawi itu Dwi Rianto Jatmiko juga menilai PT GTS tak memberikan teguran lebih dulu sebagai bentuk pembinaan kepada Persinga.

“Kami legawa menerima sanksi untuk lima pemain yang memang indisipliner. Tapi sanksi terhadap klub seolah mematikan kiprah kami. Seharusnya ada unsur pembinaan, bukan langsung dihukum. Karena aturannya memang tak tercantum dalam regulasi kompetisi ISC B,” jelas Dwi Rianto Jatmiko.

Akibat sanksi tersebut, kini tim Persinga resmi dibubarkan. Namun manajemen masih sempat menggelar laga persahabatan melawan kontestan Liga Nusantara Rayon Jawa Timur, Persedikab Kabupaten Kediri sebagai seremoni perpisahan para pemain dengan masyarakat Ngawi. Laga yang digelar di Stadion Ketonggo Ngawi, Sabtu (20/8)

Rebutbola.com