Perusahaan Rokok yang Jadi Sponsor Kompetisi dan Klub di Indonesia

Perusahaan Rokok yang Jadi Sponsor Kompetisi dan Klub di Indonesia

369
0
SHARE
Perusahaan Rokok yang Jadi Sponsor Kompetisi dan Klub di Indonesia
Liga Dunhill

Sumbangsih Perusahaan Rokok Untuk Sepakbola Indonesia

Rebutbola Baru – baru ini presiden kita Bapak Ir. Joko Widodo atau yang kerap dipanggil Jokowi. Melemparkan pernyataan tentang wacana kenaikan harga rokok di Indonesia menjadi Rp 50.000, tentunya wacana peraturan ini menimbulkan pro dan kontra dikhalayak banyak.

Perarturan ini memang masih sekedar wacana saja, tetapi sudah berhasil mengakibatkan kepanikan dari masyarakat di tanah air dan industri rokok sendiri. Ngomong – ngomong tentang rokok, industri olahan tembakau ini pernah mempunyai sumbangsih untuk kemajuan sepakbola di Indonesia.

Sumbangsih tersebut adalah beberapa perusahaan rokok mau untuk menjadi sponsor Liga Indonesia dan sponsor klub di tanah air. Lalu perusahaan rokok apa saja yang menjadi sponsor tersebut?

Berikut akan kami tampilkan perusahaan rokok yang menjadi sponsor liga dan klub di Indonesia:

Sponsor Liga Indonesia

Dunhill (Liga Dunhill 1994-1996)

Liga Dunhill
Liga Dunhill

Dunhilll adalah pionir perusahaan rokok yang menjadi sponsor di Liga Indonesia. Pada rentan tahun 1994-1996 pabrik yang saat ini berada di Malang itu, menggelontorkan dana sebeasar Rp 13,5 miliar. Dana itu bukan hanya terdiri dari uang hadiah pemenang juara disetiap musimnya saja, tetapi dalam kisaran angka tersebut terdapat dana subsidi sebesar Rp 100 juta/klub dalam satu musim.

Kansas (Liga Kansas 1996-1997)

Liga Kansas
Liga Kansas

Melihat keuntungan yang diraih oleh Dunhill dengan menjadi sponsor. Liga Indonesia pun dilirik oleh Produsen rokok asing yaitu Kansas. Dengan bergantinya sponsor nama liga pun berganti menjadi Liga Kansas.

Kansas sendiri mengucurkan total dana sebesar Rp 5,5 miliar untuk menjalankan roda kompetisi ini, dan mereka juga memberikan subsidi kepada klub peserta sebesar Rp 100 juta/klub satu musim.

Pada musim kompetisi ini format liga pun berubah. Liga Kansas diikuti oleh 33 klub dan terbagi dalam tiga wilayah (barat, tenga, dan timur).

Djarum Super (Liga Djarum & Indonesia Super League 2005-2011)

Liga Djarum
Liga Djarum

Perusahaan rokok sempat berhenti untuk mensponsori Liga Indonesia, karena pada saat itu tahun 1998 krisis moneter melanda Republik ini liga pun berhenti selama dua tahun. Barulah pada tahun 2000 kompetisi kembali bergulir, namun pada rentan tahun 2000-2004 sponsorship dipegang oleh Bank Mandiri.

Pada tahun 2005 barulah kembali perusahaan rokok mendedikasikan dirinya sebagai sponsor Liga Indonesia, kali ini PT Djarum lah yang menjadi penyokong dana. Nama liga pun berubah menjadi Liga Djarum(2005-2007) dan Indonesia Super League (2007-2011).

Cukup lama memang perusahaan yang didirikan oleh Oei Wie Gwan menjadi sponsor kompetisi tertinggi di tanah air ini.

Dji Sam Soe (Copa Dji Sam Soe 2005-2010)

Copa Dji Sam Soe
Copa Dji Sam Soe

Pada awalnya Dji Sam Soe juga mengajukan diri sebagai sponsor utama kompetisi Liga Indonesia, namun pada saait Dji Sam Soe kalah dalam tender tersebut. Tidak kehilangan akal perusahaan yang terkenal dengan rokok kreteknya ini pun, menjadi sponsor turnament yang bernama Piala Indonesia.

Dengan datangnya Dji Sam Soe sebagai sponsor utama. Piala Indonesia pun berganti menjadi Copa Dji Sam Soe. Selama menjadi sponsor dalam kurun lima tahun PT Hanjaya Mandala Dji Sam Soe Tbk sudah mengelontorkan dana Rp 19,3 miliar.

Sponsor Klub

Bentoel (Arema Malang)

Jersey Arema Bentoel
Jersey Arema Bentoel

Produsen ini menjadi sponsor resmi Arema pada pagelaran Liga Indonesia tahun 2000-2009. Pada saat Liga Indonesia masih disponsori oleh Bank Mandiri perusahaan rokok asal Malang ini tidak mempunyai masalah berarti untuk bekerja sama dengan Arema.

Namun setelah Liga Indonesia disponsori oleh Djarum barulah sumber masalah itu datang. Pada awalnya logo Bentoel masih bisa terpasng di jersey tim berjuluk Singo Edan. Pada tahun 2009 sumber permasalahan datang, PT Djarum selaku sponsor utama tidak mau ada satu perusahaan rokok yang memasang iklan pada klub yang berlaga di Indonesia Super League.

Karena hal itulah, Bentoel dengan perlahan mundur untuk mensponsori jawara Liga Indonesia tahun 2010 itu.

Gudang Garam (Persik Kediri)

Jersey Persik Gudang Garam
Jersey Persik Gudang Garam

PT Gudang Garam sudah menjadi sponsor Persik Kediri sejak tahun 2003 lalu dan terhenti pada tahun 2012 karena permasalahan yang sama dengan Arema dan Bentoel. Pada saat Gudang Garam menjadi sponsor utama, Persik pada saat itu mampu menjadi kampiun Liga Indonesia tahun 2004.

Rebutbola.com