5 Pesepakbola Top Eropa yang Didepak Klubnya Sendiri

5 Pesepakbola Top Eropa yang Didepak Klubnya Sendiri

689
0
SHARE
5 Pesepakbola Top Eropa yang Didepak dari Klubnya Sendiri
Joe Hart

Ditolak Sejumlah Klub ‘Papan Tengah’ Serie A, Balotelli Merapat ke Prancis?

Rebutbola – Pesepakbola top Eropa sudah sepantasnya mendapatkan tempat yang layak di klub yang dibelanya. Namun berstatus sebagai bintang tak menjamin seorang pemain bakal masuk dalam starting line up sebuah tim. Peluang menjadi penghangat bangku cadangan pun sangat besar.

Berikut 5 pesepakbola top Eropa yang didepak dari klubnya sendiri:

1. Mario Balotelli

5 Pesepakbola Top Eropa yang Didepak dari Klubnya SendiriSekembalinya Balotelli dari AC Milan, ia tidak mendapatkan tempat dalam rencana jangka panjang Jurgen Klopp. Dengan demikian, pemain bengal ini pun hanya berlatih dengan tim U-23 saja dalam kesehariannya di Anfield.

Pemain berkebangsaan Italia ini sempat ditawarkan ke beberapa klub Italia. Namun mengingat penampilan buruk Balotelli musim lalu, serta gajinya yang lumayan tinggi, tak ada satu pun klub Italia yang meu menerimanya. Bologna, Sassuolo dan Chievo semua menolak pemain berusia 26 tahun ini.

Rumor menyebut Aagen Rino Mariola tengah membujuk Manchester United untuk mengangkutnya, agar sang pemain dapat menemukan performa terbaiknya setelah bertemu dengan Zlatan Ibrimovic dan manajer Jose Mourinho. Namun rumor hanya sekedar rumor, tak ada pembicaraan lebih lanjut.

Kabar lebih lanjut melaporkan bahwa Balotelli tengah ditawar oleh klub asal Swiss, FC Sion dan klub asal Prancis, FC Nice.

“Saya tak mengenal Balo secara personal. Namun jika dia mau berlari dan menularkan pengalamannya ke pemain muda, dia bisa ke Nice. Jika tidak, mustahil untuknya ke sini,” tutur Favre, manajer Nice seperti dikutip Goal.

2. Joe Hart

5 Pesepakbola Top Eropa yang Didepak dari Klubnya Sendiri
Masa depan Joe Hart masih belum jelas

Hart dilaporkan tidak dalam rencana jangka panjang Pep Guardiola. Dalam sebuah video yang beredar di dumay, bahkan kiper dan sang manajer terlihat tengah berseteru.

Pep sendiri merupakan tipe manajer yang tidak bisa lepas dari ball possesion. Ia lebih memilih Willy Caballero yang dianggapnya memiliki kemampuan menjalankan bola lebih baik dari belakang. Dengan kedatangan Claudio Bravo dari Barcelona, kiper internasional Inggris ini pun seakan semakin terpojok dan mau tidak mau akan menjadi pemain lapis ketiga jika bertahan di Stadion Etihad.

Meski demikian, Joe Hart akhirnya dimainkan saat Manchester City memastikan kelolosan ke fase grup Liga Champions 2016/17. Usai laga berakhir, Hart memberikan aplaus kepada fansnya di seluruh penjuru stadion lalu menyalami setiap rekan setimnya. Aksi ini lantas diartikan sebagai perpisahan dia dengan City.

“Ini adalah malam istimewa untukku,” ucap Hart kepada BT Sport.

Setelah ucapkan ‘salam perpisahan’ kepada fans City, apakah Hart benar-benar akan meninggalkan Manchester dan adakah klub yang bersedia menampungnya? Kita lihat saja nanti.

3. Bastian Schweinsteiger

5 Pesepakbola Top Eropa yang Didepak dari Klubnya Sendiri
Schweinsteiger dijauhi rekan setimnya gara-gara temani istrinya main tenis

Manajer baru Manchester United, Jose Mourinho mengisyaratkan bahwa Schweinsteiger tak masuk rencana jangka panjangnya. Terbukti saat sang pemain diperintahkan untuk berlatih bersama skuat U-23 MU, alih-alih bersama tim senior.

Namun pemain 32 tahun itu menepis rumor kepindahan dengan menyatakan tak bakal pindah ke tim Eropa lain, hingga kontraknya di Manchester berakhir dua tahun lagi.

“MU bakal jadi klub terakhirku di Eropa. Saya menghormati klub lain, tapi Manchester United satu-satunya yang membuat saya meninggalkan Bayern Menchen,” tulis Schweini di akun Twitter-nya.

Rumor menyebutkan Schweinsteiger juga dibenci rekan-rekan setimnya di United karena kerap menemani sang istri Ana Ivanovic dan mendukungnya bertanding. Padahal di saat yang bersamaan timnya sedang berjuang di lapangan hijau demi menapaki posisi di klasemen musim lalu.

4. Yaya Toure

5 Pesepakbola Top Eropa yang Didepak dari Klubnya Sendiri
Yaya Toure

Masih kota Manchester. Meski masih memiliki pengaruh besar musim lalu, Yaya ternyata tak masuk hitungan Pep di starting line up.

Bintang Timnas Pantai Gading itu sudah dua kali dipinggirkan Guardiola pada ajang Liga Premier Inggris musim ini. Jangankan masuk line up, nama Yaya Toure pun tidak ada dalam susunan pemain cadangan. Toure dan Guardiola memang tidak akur sejak lama. Keduanya punya hubungan yang buruk saat masih sama-sama di Barcelona.

Sama seperti Hart, gelandang veteran ini juga dimainkan saat Manchester Biru melakoni laga kontra Steaua Bucharest yang memastikan timnya lolos ke fase grup Liga Champions. Nasibnya mungkin akan sama dengan kiper Inggris tersebut.

5. Nicklas Bendtner

5 Pesepakbola Top Eropa yang Didepak dari Klubnya Sendiri
Lord Bendtner

Penyerang internasional Denmark itu untuk saat ini tidak memiliki klub setelah dilepas VfL Wolfsburg pada akhir musim kemarin, setelah sebelumnya merapat ke tim Jerman itu dari Arsenal pada 2014 lalu.

‘Lord Bendtner’ didepak dari Wolfsburg akibat masalah indisipliner dan sebelumnya diskors dengan tidak diizinkan dalam aktivitas utama tim. Ulah Bendntner di antaranya adalah mengunggah foto narsis bersama dengan mobil Mercedes S-Class, padahal Wolfsburg dimiliki oleh perusahaan mobil Volkswagen. Yang terbaru dan paling konyol adalah terlambat 50 menit dalam sesi latihan dengan alasan bangun kesiangan dan tidak mendengar alarm.

Yang bersangkutan hanya mencatatkan 13 penampilan di Bundesliga musim lalu dan kini kemungkinan besar akan berkiprah di Divisi Championship. Manajer Queen Park Rangers, Jimmy Floyd Hasselbaink dilaporkan berencana memperkuat daya dobraknya dengan mendatangkan mantan striker Arsenal itu.

Rebutbola.com