5 Gelandang Terbaik Tim Nasional Indonesia Sepanjang Masa

5 Gelandang Terbaik Tim Nasional Indonesia Sepanjang Masa

601
0
SHARE
5 Gelandang Terbaik Tim Nasional Indonesia Sepanjang Masa
5 Gelandang Terbaik Tim Nasional Indonesia Sepanjang Masa

Sejak tahun 1950 Timnas Telah Cetak Ratusan Gelandang Terbaik

Rebutbola – Sosok playmaker atau yang kita kenal juga dengan sebutan pemain tengah kerap kali muncul sebagau penentu jalannya pertandingan. Kesuksesan menguasai lini tengah tentu akan mempermudah keebelasan meraih kemenangan.

Baca juga: 10 Ritual Unik Pesepakbola Dunia

Jika di Eropa terdapat nama-nama sekelas Mesut Ozil, Paul Pogba, Santi Cazorla, hingga Toni Kroos. Di Indonesia pun terdapat beberapa pemain tengah yang mempunyai kemampuan yang mumpuni. Beberapa gelandang terbaik itu pun tentu pernah memakai seragam kebangsaan merah putih.

Baca juga: Daftar Lengkap Transfer Musim Panas 2016/2017 Liga Premier

Sejak tahun 1950 ketika timnas mulai menunjukan taring mereka didunia persepakbolaan, sudah muncul ratusan nama gelandang hingga saat ini. Siapakah yang terbaik? Kami merangkumnya dalam daftar dibawah ini.

Ponaryo Astaman

350466_heroa

Era 2000 mungkin adalah era kembalinya skuat impian yang dimiliki oleh Indonesia. Beberapa pemain berkemampuan mumpuni mengisi tiap posisi yang kala itu dipimpin oleh Peter White.

Ponaryo Astaman masuk dalam skuat pilihan sang pelatih. Ia lantas menjadi motor penggerak utama skuat merah-putih pada dekade pertama milenium ketiga. Dirinya pun merupakan sosok pemimpin dilapangan kala tim nasional melakoni pertandingan.

Meski dirinya hingga kini belum pernah merasakan bagaimana bahagianya mengangkat trofi bersama tim garuda, peran besar Ponaryo sejak debutnya tahun 2003 tentu menjadi sangat sulit untuk dilupakan.

Pemain ini memang tidak dibekali dengan teknik kelas atas layaknya gelandang-gelandang lainnya. Namun, ketika ia mencoba ikut maju membantu serangan jangan sesekali mengabaikannya. Pemain ini bisa saja melesakan tendangan kerasnya yang kerap membahayakan gawang lawan. Hingga kini, dirinya telah dipercaya untuk membela timnas sebanyak 62 kali.

Firman Utina

Indonesia's captain Firman Utina (C) celebrates a goal during the qualification football match in the AFF Suzuki 2010 between Indonesia and Laos, in Jakarta on December 4, 2010. Indonesia won 6-0. AFP PHOTO/ADEK BERRY (Photo credit should read ADEK BERRY/AFP/Getty Images)
Firman Utina

Sosok Firman Utina menjadi salah satu yang wajib masuk ke daftar ini. Tak terbantahkan jika sosoknya sebagai pengatur ritme permainan timnas Indonesia selama 10 tahun terakhir memanglah tak tergantikan.

Debutnya kala membela skuat merah putih berajang dipiala AFF 2004 silam menjadi loncatan awal dirinya untuk terus dipercaya mengawal lini tengah skuat merah-putih.

Timnas butuh pemain sebagai motor permainan yang ahli memainkan tempo serta menyodorkan umpan-umpan terukur. Saat itulah sosok Firman ditemukan.

Ronny Pattinasarany

5 Gelandang Terbaik Tim Nasional Indonesia Sepanjang Masa
Ronny Pattinasarany

Tak mungkin rasanya jika tidak memasukkan nama mendiang Ronny Pattinasarany ke daftar gelandang terbaik ini. Karier klubnya hampir semua dihabiskan diklub asal Makassar, PSM.

Yang menarik adalah, puncak kariernya justru berada diakhir profesinya. Bermain sejak tahun 1963, dirinya tercatat pernah masuk dalam daftar tim All-Star Asia pada 1982, selain itu juga meraih medali perak SEA Games 1979 dan 1981 bersama timnas.

Apresiasi terbesar dalam kariernya adalah saat mendiang Johan Cyruff pemain Barcelona pernah mengaku kagum padanya. Dalam sebuah pertandingan persahabatan antara PSSI Utama dengan Washington Diplomats, yang diperkuat sang legenda Belanda di akhir kariernya, di Gelora Bung Karno pada Oktober 1980, Ronny sempat membuat sebuah ‘pertunjukkan’ teknik yang membuat Cruyff mencari-carinya setelah laga usai.

Bima Sakti

bima-siap-all-out-gu-rekrut-26-pemain-700x500
Bima Sakti

Memasuki era 1990an, ada nama yang sangat identik dengan timnas Indonsia. Nama tersebut adalah Bima Sakti. Dirinya memulai partai debutnya bersama tim Merah-Putih pada tahun 1995. Tak sekedar pengatur ritme permainan, dirinya juga merupakan kapten yang paling dihormati pula di generasinya.

Sama halnya dengan Ponaryo, kemampuan luar biasa tak diberkati kepadanya. Namun, berkat kegigihannya dalam bekerja, kedisiplinannya dalam berlatih, dan kepemimpinannya yang hebat dirinya layak disematkan sebagai pemain terbaik Indonesia hingga sekarang.

Ahmad Bustomi

bustomi-timnas
Ahmad Bustomi

Diera Ivan Kolev pada tahun 2010, nama Ahmad Bustomi masuk sebagai Gelandang andalan pelatih berkebangsaan Bulgaria tersebut.

Bustomi sebenarnya sudah akrab dengan seragam merah-putih khas Indonesia. Debutnya memakai seragam tersebut datang kala dirinya membela timnas Indonesia U-23.

Bustomi masuk dalam skuat Timnas U-23 Asian Games, SEA Games, dan Pra Olimpiade yang sempat berlatih ke Belanda dan Argentina. Di Belanda diasuh oleh Foppe de Haan dan Bambang Nurdiansyah serta Ivan Kolev di Argentina.

Di Timnas U-23 ia jalani pada tahun 2006 hingga 2007. Debutnya bersama Tim nasional sepak bola Indonesia ketika timnas Indonesia berhadapan dengan Uruguay 8 Oktober 2010 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Rebutbola.com