Nasib Sial 6 Pelatih yang Terbuang di TSC

Nasib Sial 6 Pelatih yang Terbuang di TSC

267
0
SHARE
Pelatih yang Terbuang di TSC A 2016
Dejan Antonic pamit usai kalah melawan Bhayangkara Surabaya united

Ada Pelatih yang Dipecat Oleh Klub dan Juga yang Mengundurkan Diri

RebutbolaPutaran pertama kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 sudah berakhir pada akhir bulan Agustus lalu. Banyak cerita yang mewarnai setengah musim kompetisi yang dipromotori PT Gelora Trisula Semesta (GTS) ini. Pada akhir pekan pertama lalu banyak klub yang melakukan perombakan dengan melakukan PHK kepada pemain yang kurang berkontribusi.

[Baca Juga: Klub Terkaya TSC Putaran Pertama]

Bukan melulu soal pemain, pelatih klub juga menjadi sasaran pemecatan. Ada 10 pelatih yang harus menjadi pengangguran pada putaran pertama TSC ini.

Luciano Leandro (PSM Makasar)

Nasib apes justru dialami oleh pelatih asing dan juga mantan pemain PSM Makassar ini. TSC baru bergulir tiga pekan dirinya harus rela angkat koper lebih cepat dari Stadion Andi Matalata, pemecatan sendiri imbas dari kekalahan tiga kali beruntun tim berjuluk Juku Eja.

Stefan Hansson & Sutan Harhara (Persela Lamongan)

Sama seperti Luciano Leandro nasib malang juga dirasakan oleh Stefen Hanson. Pelatih berkebansaan Swedia ini juga harus didepak oleh manajemen Persela akibat kekalahan lima kali beruntun tim Joko Tingkir tersebut.

Penerus Stefen Hansson yaitu Sutan Harhara juga harus angkat kaki dari Stadion Surjaya Lamongan. Bedanya mantan pelatih PSMS Medan ini mundur dengan cara mengundurkan diri bukan dipecat seperti Hansson.

Agus Sutiyono (Perseru Serui)

Agus Sutiyono mempunyai kisah yang manis bersama Perseru Serui kala mampu membawa tim pegunungan itu promosi ke kasta tertinggi kompetisi Liga Indonesia. Namun kisahnya di TSC tidak semanis seperti dahulu, dirinya harus lengser dari kursi kepelatihan tim karena tidak mampu membawa Perseru masuk papan tengah klasemen TSC.

Dejan Antonic (Persib Bandung)

Sama seperti pelatih yang dipecat sebelumnya. Dejan Antonic gagal membawa Persib Bandung menampilkan performa terbaiknya, sebenarnya manajemen kubu Maung Bandung tidak melakukan pemecatan kepada pelatih berlisensi A UEFA ini. Namun karena factor tekanan dari Bobotoh yang menghujatnya setelah Persib Bandung dibantai Bhayangkara SU 5-0 membuat Dejan mengundurkan diri dengan sendirinya.

Eduard Tjong (PS TNI)

Merasa tidak mampu membawa PS TNI keluar dari jurang degradasi. Coach Edu dengan yakin menyatakan pengunduran diri untuk meninggalkan Manahati Lestusen dkk. Beruntung bagi Eduard Tjong dirinya tidak perlu menganggur lama karena langsung dikontrak untuk melatih timnas Indonesia U-19.

Paulo Camargo (Persija Jakarta)

Sadar tidak mampu mengangkat performa Persija Jakarta, pelatih asal Argentina ini pun memutuskan untuk mengundurkan diri. Saat dilatih oleh Camrgo sendiri tim Macan Kemayoran hanya mampu berada diperingkat 14 klasemen TSC.

Rebutbola.com