Alasan Klub Liga Inggris Selalu Gagal di Liga Champions

Alasan Klub Liga Inggris Selalu Gagal di Liga Champions

167
0
SHARE
Alasan Klub Liga Inggris Selalu Gagal di Liga Champions
kegagalan klub liga inggris di Eropa

Gagalnya Klub Liga Inggris di Liga Champions Karena Lebih Pentingnya Kompetisi Lokal Ketimbang Kompetisi Eropa

Rebutbola – Dalam beberapa musim terakhir klub yang berasal dari Liga Inggris seperti kesulitan menembus babak final Liga Champions, padahal secara kualitas dan komposisi tim, klub asal Liga Inggris sangatlah difavoritkan menjadi juara.

Terakhir kali hanya Chelsea yang menjadi juara Liga Champions pada empat tahun silam yaitu musim 2011/2012, kala itu Chelsea yang diasuh oleh pelatih caretaker, Roberto di Matteo berhasil tumbangkan Bayern Munchen lewat adu penalti.

Baca juga : [Tiga Wonderkid Manchester United di Musim Ini]

Baca juga : [Menanti Era Baru Duet Striker Timnas Indonesia]

Manajer Manchester United, Jose Mourinho memberikan pandangannya mengaka klub liga Inggris selalu melempem di kompetisi Eropa.

Momen ketika Mou angkat trophy liga champions
Momen ketika Mou angkat trophy liga champions

“Saya kira Premier League dan kompetisi internal sudah membuat situasi amat sulit untuk para klub. Di negara lain, mereka amat peduli dengan Liga Champions. Di negara ini, Premier League akan lebih penting dari Liga Champions,” tutur Mourinho pada Daily Mail.

Mou yang pernah menghantarkan Inter Milan juara Liga Champions itu juga berkisah perbedaan dirinya ketika membela klub Inggris dan klub dari negara lain.

“Saya bermain di semifinal Liga Champions bersama klub Inggris dan harus memainkan laga krusial di Premier League, dua hari sebelumnya. Di negara lain, mereka akan memainkannya di hari Jumat atau Kamis. Mereka membuat banyak pengaturan untuk memastikan tim bisa beristirahat,” kenangnya.

Menurut Mou tantangan untuk menjuarai Liga Champions bersama klub Liga Inggris sangatlah sulit, dimana mereka memaksa para klub untuk membagi fokus mereka kedua kompetisi yang berbeda.

“Di sini, semuanya lebih sulit. Intensitas tiap pertandingan sama dan di Inggris anda tak bisa mengistirahatkan pemain. Jika anda memikirkan Eropa, maka anda akan kalah di Premier League,” tutup manajer asal Portugal itu.

Rebutbola.com