6 Klub Underdog yang Secara Mengejutkan Sukses Menjuarai Liga Top Eropa

6 Klub Underdog yang Secara Mengejutkan Sukses Menjuarai Liga Top Eropa

1202
0
SHARE
Klub Underdog yang Secara Mengejutkan Sukses Menjuarai Liga Top Eropa
Klub Underdog yang Secara Mengejutkan Sukses Menjuarai Liga Top Eropa

Kisah Leicester dan 5 Klub Underdog Lainnya

Rebutbola – Tiap tahun pasti akan hadir klub-klub baru seiring dengan klub yang harus keluar karena degradasi. Kebanyakan klub-klub tersebut akan kesulitan bersaing dengan klub yang sudah lebih dulu berada di kompetisi tersebut.

Namun, dari banyaknya klub yang gagal bersinar ketika bermain di kompetisi lebih tinggi itu, klub-klub dibawah ini justru berhasil membuktikan diri mereka dan bahkan sukses keluar sebagai juara dari liga tersebut.

Nottingham Forest – Liga Inggris 1977-78 

Klub Underdog yang Secara Mengejutkan Sukses Menjuarai Liga Top Eropa
Nottingham Forest

Tim underdog paling sukses bisa disematkan kepada klub asal Liga Inggris, Nottingham Forest. Klub yang baru mendapat promosi tersebut langsung melejitkan namanya di papan klasemen dan bahkan sukses menjuarai Liga Inggris ditahun yang sama.

Kesuksesannya tak hanya terjadi pada tahun itu saja, setahun berselang mereka sukses merasakan megahnya trofi Liga Champions.

Hellas Verona – Liga Italia 1984-85

Hellas Verona
Hellas Verona

Liga Italia juga menyumbangkan satu nama wakilnya dalam daftar ini. Adalah Hellas Verona yang berhasil mengguncangkan dunia sepakbola pada musim 1984-85. Kehadirannya di Liga Italia sebenarnya tak di perhitungkan. Namun, kehadiran Maradona, Platini, Rummenigge, dan Baresi dalam skuat mereka kala itu, membuat orang yang berfikir demikian tutup mulut diakhir musim.

Kaiserslautern – Juara Liga Jerman 1997-98

image
Kaiserslautern

Bisa dibilang Kaiserslautern merupakan salah satu kisah tim underdog terbaik. Pasalnya mereka tak butuh waktu lama untuk bisa menjuarai Liga Jerman. Baru saja mendapat promosi untuk bermain dilevel tertinggi Liga Jerman, tim yang berjuluk setan merah ini sukses menyabet gelar juara Liga Jerman.

Klub ini sejatinya tak mendapatkan ekspektasi lebih dari para pengamat sepakbola. Hasil akhir bahkan memprediksikan bahwa mereka hanya akan bersaing di zona degradasi. Namun, nasib berkata lain, Klub kecil ini justru sukses ditahun pertamanya tersebut.

Nama Michael Ballack langsung melejit menjadi pemain muda yang melakukan debutnya di Liga Jerman dan langsung menyabet gelar juara.

Deportivo La Coruna – Juara Liga Spanyol 1999-00

deportivo-lla-coruna

Dominasi Barcelona dan Real Madrid di Liga Spanyol nampaknya sangat sulit untuk dihentikan, keduanya saling bergantian untuk mengangkat trofi di akhir musim.

Setidaknya hal tersebut tidak berlaku pada musim 1999-00. Kala itu, secara mengejutkan Deportivo La Coruna merusak dominasi tersebut. Dengan budget yang terbatas, sang pelatih yang kala itu masih dipegang oleh Javier Irueta berhasil memanajemen uangnya dengan sangat baik.

Hasilnya? Diakhir musim mereka sukses mengamankan gelar juara Liga Spanyol dan berhasil mengalahkan Barcelona dengan selisih 5 poin dan Madrid yang hanya berhasil finis di posisi ke-5.

Montpellier – Juara Liga Prancis 2011-12

montpellier
Montpellier

Montpellier adalah klub asal Prancis yang baru mendapatkan promosi untuk berlaga di kasta teratas sepakbola Prancis pada musim 2009.

Mengecap sebagai tim yang baru naik kasta, tentu mereka tak mempunyai anggaran dana yang berlebih untuk menyaingi perburuan pemain seperti yang dilakukan oleh Paris Sanit-Germain, atau klub raksasa Prancis lainnya. Namun siapa sangka di musim perdananya tersebut mereka langsung merangsek naik ke papan atas dan berhasil finis di peringkat lima klasemen akhir.

Persaingan sesungguhnya datang tiga tahun berselang. PSG yang pada musim 2011 melakukan kebiasaan buruknya dengan membeli pemain kelas dunia kembali difavoritkan sebagai kandidat juara musim tersebut. Dibandingkan dengan Montpellier, yang hanya mengandalkan anak-anak muda, tentu bukan lawan yang sepadan.

Namun, siapa sangka klub kecil tersebut sukses menyabet juara Liga Prancis dengan margin tiga poin di akhir musim.  Kemenangan tersebut melejitkan nama Oliver Giroud yang berhasil menjadi top skorer bagi klub.

Leicester City – Juara Liga Inggris 2015-16

Leicester City
Leicester City

Yang terbaru adalah Leicester City di musim gemilangnya tahun lalu. The Foxes menunjukkan bahwa dongeng diceritakan untuk diambil pelajaran dan diterapkan kepada kehidupan.

Leicester kembali berkiprah di Liga Primer Inggris pada musim 2014 lalu. Di musim pertamanya kembali ke Liga Inggris, anak asuh Claudio Ranieri ini bahkan hampir kembali ke divisi 2 setelah mengakhiri musim 2014 di posisi ke-14 klasemen Liga Inggris.

Namun siapa sangka ditahun berikutnya Leicester justru sukses memenangkan trofi Liga Inggris mengalahkan Arsenal, Mancehster City bahkan Manchester United, Dan yang lebih membuat publik heran adalah selama semusim mereka hanya menelan 3 kali kekalahan.

Rebutbola.com