Wanita dan Racun Bagi Pesepakbola

Wanita dan Racun Bagi Pesepakbola

36
0
SHARE
Wanita dan Racun Bagi Pesepakbola
wanita-dan-para-pesepakbola

Seperti Lirik Lagu, Wanita Bisa Menjadi Madu Atau Racun Bagi Para Pesepakbola

Rebutbola – Para pesepakbola top dunia sering disangkut pautkan dengan kehidupan yang glamor mulai dari mobil mewah, barang-barang mewah dan kehidupan malam seolah menjadi rutinitas yang tak pernah bosan untuk dilewatkan.

Dengan status itu, pesepakbola top dengan mudah mendapatkan wanita-wanita cantik yang bisa memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi. Berikut daftar wanita yang memunculkan masalah atau racun bagi para pesepakbola.

Baca juga : [Lima Jersey terbaik sepanjang masa]

Baca juga : [Tipe sepatu yang cocok untuk posisi pesepakbola]

  • Wanda Nara
Wanda Nara
Wanda Nara

Berbicara soal Wags yang kontroversial, jangan lupakan nama Wanda Narra. Bagaimana tidak, isu perselingkuhannya dengan Mauro Icardi ketika masih berstatus sebagai istri dari Maxi Lopez adalah penyebabnya, dan akhirnya terbukti setelah Lopez dan Wanda bercerai, Wanda menikah dengan Icardi.

Bukan hanya membuat persahabatan antara Lopez dan Icardi menjadi retak, jalan Icardi untuk menuju timnas Argentina juga menjadi sulit, padahal diketahui Icardi adalah top skor bagi klubnya Inter Milan.

  • Vanessa Perroncel
Vanessa Perroncel
Vanessa Perroncel

Kasus perselingkuhan antara kapten Chelsea dan Vanessa Perroncel membuat geger seluruh Inggris raya pada saat itu, seperti diketahui Vanessa adalah tunangan dari mantan rekan setimnya Wayne Bridge. Hubungan terlarang yang terlajur diketahui publik itu akhirnya memutus pertemanan antara Bridge dan Terry, kemudian rumah tangga Terry dan istrinya pun hampir retak.

Tak sampai disitu, ban kapten timnas Inggris yang dipakainya pun harus dicopot dan diberikan kepada Rio Ferdinand, padahal kala itu Inggris sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti Piala Dunia di Afrika Selatan.

  • Zahia Dehar
zahia-ribery-dan-benzema
zahia-ribery-dan-benzema

Zahia hampir saja membuat dua bintang Prancis di bui karena masalah prostitusi. Seperti diketahui kasusnya berawal pada 2010, ketika itu Zahia yang berprofesi sebagai PSK kelas atas diduga berkencan dengan Frank Ribery dan Karim Benzema.

Yang menjadi masalah adalah Ribery dan Benzema mengencani Zahia yang saat itu masih berumur 17 tahun, seperti diketahui hukum di Prancis mengatakan seseorang yang memakai jasa PSK dibawah umur 18 tahun akan dibui selama tiga tahun.

Beruntung bagi kedua pemain itu akhirnya dapat bebas dari segala tuduhan setelah di tahun 2014, pengadilan memutuskan keduanya tidak bersalah.

Rebutbola.com