Connect with us

Kembali, Aturan Baru FA Diprotes Pemain

Kembali, Aturan Baru FA Diprotes Pemain
Baca Juga

Berita terkini

Kembali, Aturan Baru FA Diprotes Pemain

Pemain Leicester City Danny Simpson Mengatakan Jika Timnya Kalah dari MU karena Aturan Baru FA

Rebutbola – Juara bertahan Leicester City harus tertunduk lesu usai timnya dipaksa menelan kekalahan 4-1 atas Manchester United di akhir pekan kemarin (24/09). Yang menarik tiga gol MU ke gawang Leicester pada laga itu berawal dari tendangan sudut dimana Chris Smalling, Marcus Rashford, dan Paul Pogba yang mencetak gol tersebut.

Baca juga : [Lima Jersey terbaik sepanjang masa]

Baca juga : [Lima Pemain Tertua yang Masih Aktif Bermain Sebagai Pesepakbola Profesional]

Pemain Leicester City Danny Simpsons pun menuding jika aturan baru FA menjadi dalang dari tiga gol perdana MU di laga tersebut.

Dua mantan pemain MU

Dua mantan pemain MU

“Hal tersebut memang terus mengganggu pikiran anda. Kami sudah melihat beberapa keputusan musim ini. Kami harus bisa beradaptasi dengan ini sebagai pemain. Saya kira musim lalu kami amat bagus ketika menghadapi bola mati. Anda sudah sering merangkul para pemain di situasi itu, dan kini semuanya harus berubah,” tutur Simpsons pada Telegraph.

Seperti diketahui FA di musim ini  lebih ketat soal memberikan penalti dan juga pelanggaran terkait kontak fisik yang terjadi di dalam area terlarang. Hal itu membuat para pemain bertahan tak bisa sembarangan lagi melakukan kontak fisik atau pelanggaran di area penalti.

“Itu adalah sesuatu yang menuntut kami untuk beradaptasi, dan saya yakin kami akan coba mengatasinya, untuk memastikan itu tidak terjadi lagi. Di pertandingan manapun, apakah itu di Old Trafford, atau di manapun, anda tidak bisa kemasukan tiga gol dari situasi bola mati tendangan sudut dalam 10 menit.” Tegas mantan pemain MU ini.

Rebutbola.com

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita terkini

Follow Us

Kuis

Sudut Lapangan

To Top